Renungan & Firman

Iman Teguh di Tengah Badai: Renungan Tahun Baru 2026

👤 konten 📅 12 March 2026 👁 349 tampilan
Iman Teguh di Tengah Badai: Renungan Tahun Baru 2026

Memasuki tahun 2026, kita membawa serta kenangan, syukur, dan harapan. Tidak sedikit di antara kita yang melewati tahun 2025 dengan pergumulan berat — kehilangan pekerjaan, sakit penyakit, konflik keluarga, dan berbagai tekanan hidup. Namun di sini kita berdiri: masih bernapas, masih percaya, masih bersama.

Tetaplah Berpegang

Ibrani 10:23 berkata, "Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia." Kata kunci di sini adalah setia. Allah yang kita percaya adalah Allah yang setia. Dia tidak pernah gagal. Dia tidak pernah berubah pikiran tentang kasih-Nya kepada kita.

Iman bukan berarti tidak merasakan badai. Iman berarti tetap memegang tangan Tuhan di tengah badai itu. Seperti Petrus yang memang sempat tenggelam, tetapi tangan Yesus langsung menjangkaunya (Matius 14:31).

Tiga Langkah Memasuki 2026 dengan Iman

  1. Syukur terlebih dahulu. Mulailah tahun baru dengan menghitung berkat-berkat Allah di tahun sebelumnya. Bahkan di balik penderitaan pun ada rahmat tersembunyi.
  2. Serahkan kekuatiranmu. 1 Petrus 5:7 — "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." Biarkan Tuhan yang menanggung beban itu.
  3. Melangkah dengan iman, bukan dengan rasa takut. 2 Timotius 1:7 — "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban."

Bersama GTDI Sumber Kasih, mari kita jalani 2026 dengan iman yang teguh, kasih yang nyata, dan pengharapan yang tak padam. Tuhan menyertai langkah kita semua. Amin.


💬 Komentar